Gubernur DKI Pramono Anung Minta Penertiban di Belakang Grand Indonesia Tak Boleh Setengah Hati

- Rabu, 25 Maret 2026 | 13:00 WIB
Gubernur DKI Pramono Anung Minta Penertiban di Belakang Grand Indonesia Tak Boleh Setengah Hati

Penertiban di belakang Grand Indonesia harus terus berjalan. Itulah pesan tegas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang meminta aksi itu tak boleh setengah-setengah. Dia sendiri sudah menghubungi langsung Wali Kota Jakarta Pusat untuk memastikan hal itu.

"Termasuk saya juga secara pribadi menelepon langsung kepada Wali Kota Jakarta Pusat untuk yang di belakang Grand Indonesia yang sudah dibersihkan, harus terus dilanjutkan," ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (25/3/2026).

Nada suaranya tegas. "Tidak setengah hati lagi," tambahnya.

Intinya, kawasan yang sudah rapi itu harus dijaga. Jangan sampai pedagang kaki lima atau joki parkir liar kembali memadati dan membuat semrawut lokasi tersebut usai penertiban.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar