Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan apresiasi atas penurunan signifikan jumlah Rukun Warga (RW) kumuh di Ibu Kota. Berdasarkan hasil survei terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional, angka RW kumuh di Jakarta mengalami penurunan lebih dari 50 persen jika dibandingkan dengan data pada tahun 2017.
“Di tahun 2017, kota kumuh atau RW kumuh Jakarta, dari 2.900 lebih, RW kumuhnya adalah 445 RW kumuh. Kemarin disurvei, sekarang Jakarta turun 52 persen lebih, menjadi 211 RW kumuh,” ujar Pramono dalam acara Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di kawasan car free day (CFD) Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu, 10 Mei 2026. Pernyataan itu disampaikan dalam program Live Event Metro TV.
Pramono menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran aktif para perempuan Jakarta yang bergerak di tingkat akar rumput. Ia memuji dedikasi para kader Dasawisma (Dawis), PKK, hingga Jumantik yang menjadi ujung tombak dalam memperbaiki kualitas lingkungan di wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak tertangani secara optimal.
“Tentunya ini tidak bisa terjadi tanpa kerja para perempuan Jakarta yang hebat. Dawis, PKK, kader Jumantik, mereka lah yang di lapangan yang kemudian membuat RW-RW kumuh dulunya yang tidak tertangani, alhamdulillah sekarang ini menurun cukup drastis sekali,” jelasnya.
Di sisi lain, Pramono juga menyoroti dominasi perempuan dalam jajaran birokrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini. Ia menekankan adanya kesetaraan gender di posisi strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk jabatan krusial yang bertanggung jawab atas penanganan banjir di Jakarta.
“Bahkan perempuan Jakarta di Balai Kota sekarang ini sangat dominan Pak Menko. Jabatan-jabatan utama OPD dulu selalu laki-laki, sekarang berimbang. Bahkan Kepala Sumber Daya Air yang bertanggung jawab mengatasi banjir itu adalah perempuan, jadi equal,” kata Pramono.
Artikel Terkait
Polda Lampung Bentuk Tim Khusus Buru Pembunuh Brigpol Arya Supena
Wakil Ketua Komisi VI Tinjau Jalan Alternatif Koto Baru, Target Pembebasan Lahan Rampung Akhir 2026
Polisi Tangkap 321 WNA dalam Penggerebekan Sindikat Judi Online di Jakarta Barat
Ribuan Warga Padati CFD Rasuna Said, Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan Pencanangan HUT ke-499 Jakarta Digelar