Ia lantas menjelaskan koneksi ekologis yang erat antara Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketiganya, kata dia, dihubungkan oleh satu tulang punggung yang sama: Pegunungan Bukit Barisan. Jadi, ketika ketiga wilayah itu hampir bersamaan dilanda bencana, pasti ada yang keliru dengan kondisi hutan di hulu.
tegasnya lagi. Poinnya jelas: kerusakan di hulu telah berimbas fatal ke hilir.
Di sisi lain, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pun membuka paparannya dengan mengakui perlunya evaluasi. Sikapnya tampak serius menanggapi tekanan dari para anggota dewan.
kata Rajul, begitu ia biasa disapa. Janji evaluasi itu ia sampaikan, meski detail langkah konkretnya masih harus ditunggu realisasinya. Rapat pun berakhir dengan kesepahaman bahwa kondisi ini tak bisa dibiarkan berulang. Alam, tampaknya, sudah mulai memberikan peringatan yang tak bisa lagi diabaikan.
Artikel Terkait
Sekretariat Kabinet Terangi Malam, Bahas Pemulihan Aceh Bersama Gubernur
SPPG Kudus Terancam Sanksi Berat Usai Insiden Keracunan Siswa
PAN Usulkan Penghapusan Ambang Batas, Suara Belasan Juta Pemilih Tak Boleh Lagi Menguap
Tim Advokasi Soroti Laporan Polisi Eggi-Damai: Skenario Pecah Belah untuk Lindungi Istana