Bencana di Sumatera, Seleksi Petugas Haji untuk Tiga Provinsi Ditunda

- Rabu, 03 Desember 2025 | 22:25 WIB
Bencana di Sumatera, Seleksi Petugas Haji untuk Tiga Provinsi Ditunda

Jakarta – Musibah banjir dan tanah longsor yang menerjang Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI pun menyatakan keprihatinan mendalam atas bencana yang menimpa saudara-saudara di ketiga provinsi itu.

Dampaknya ternyata merembet ke beberapa agenda kementerian. Salah satunya adalah persiapan seleksi untuk Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, baik untuk kloter maupun untuk tugas di Arab Saudi. Kesiapan di tiga wilayah terdampak itu tentu saja terganggu.

Merespon situasi ini, Menteri Haji dan Umrah Mochmammad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan langsung mengambil langkah. Beliau menginstruksikan penundaan sementara pelaksanaan tes komputer (Computer Assisted Test/CAT) bagi calon PPIH di Sumut, Sumbar, dan Aceh.

“Keselamatan dan ketenangan warga adalah prioritas utama. Kami menunda pelaksanaan CAT di Sumut, Sumbar, dan Aceh agar masyarakat fokus pada keselamatan dan pemulihan pascabencana,” jelas Gus Irfan dalam keterangannya, Rabu (3/12/2025).

“Doa terbaik kami panjatkan untuk saudara-saudara kita di tiga provinsi tersebut,” tambahnya.

Namun begitu, untuk daerah lain di Indonesia, proses seleksi tetap berjalan sesuai rencana. CAT nasional untuk PPIH Kloter akan digelar serentak besok, tanggal 4 Desember 2025, di kantor-kantor Kemenhaj tingkat kabupaten dan kota di seluruh Tanah Air. Kebijakan penundaan ini benar-benar bersifat khusus, hanya bagi wilayah yang sedang berduka.

Lantas, kapan jadwal baru untuk ketiga provinsi itu? Menurut Gus Irfan, hal itu masih menunggu koordinasi lebih lanjut. “Jadwal terbaru untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh akan diumumkan setelah koordinasi teknis lanjutan serta memperhatikan perkembangan kondisi di lapangan,” katanya.

Intinya, pemerintah memilih untuk lebih mengutamakan aspek kemanusiaan terlebih dahulu. Urusan administrasi bisa menunggu sampai situasi benar-benar kondusif.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar