Waspada Batuk Pertusis: Batuk Berat yang Mengancam Napas Anak
Sebuah kisah dari seorang ibu dengan akun Instagram @sheilashilvia mengungkapkan pengalaman pahit melihat buah hatinya berjuang melawan batuk pertusis. Batuk rejan yang diderita anaknya begitu keras dan terus-menerus, hingga menyebabkan si kecil kesulitan bernapas. Suara batuk yang khas dan intens membuat sang ibu merasa sangat sedih dan tidak berdaya.
Penyakit pertusis sebenarnya dapat dicegah dengan pemberian imunisasi. Sang ibu mengaku sempat menunda jadwal vaksinasi anaknya karena sedang dalam masa pemulihan pasca operasi caesar. Pada saat itu, kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya sehingga ia membutuhkan waktu istirahat yang lebih lama.
Faktor lain yang turut berpengaruh adalah pemahaman awalnya yang cenderung antivaksin. Ia pernah mengira bahwa vaksin hanya akan menyebabkan demam dan menimbulkan kekhawatiran akan risiko lainnya. Pengalaman melihat anaknya menderita batuk yang tak kunjung sembuh akhirnya membuka matanya. Ia menyadari bahwa keputusan menunda imunisasi membawa konsekuensi yang sangat serius.
Mengapa Gejala Batuk Pertusis Sangat Berat?
Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), menerangkan bahwa batuk pertusis disebabkan oleh infeksi bakteri Bordetella pertussis. Jenis batuk ini dikenal sebagai salah satu batuk paling parah yang dapat menyerang anak-anak.
Artikel Terkait
Mediasi Gagal, Ridwan Kamil dan Atalia Lanjut Sidang Perceraian Lewat E-Litigasi
Kemenkes Pastikan Subclade K Flu H3N2 Tak Lebih Parah dari Flu Biasa
Steffi Zamora dan Nino Fernandez Sambut Kelahiran Putri Pertama, Kaia Lanna
Atalia Lega Usai Sidang, Meski Akun Palsu dan Rumor Masih Bergentayangan