Hari kedua pencarian di Cisarua terasa berat. Di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, kabar duka terus berdatangan. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di posko Puskesmas Pasirlangu telah menerima 25 kantong jenazah korban longsor.
Angka itu bisa bertambah. Soalnya, dari total 113 jiwa yang terdampak musibah Sabtu lalu, baru 23 orang yang selamat. Artinya, masih ada 65 orang lainnya yang hilang, entah di mana, tertimbun material longsoran.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, memberikan konfirmasi soal data itu.
"Kita sinkronisasi data dengan hasil tim yang ada di lokasi kejadian, sampai jam 17.00 ini kantong jenazah yang dikirim ke posko ada 25 kantong," ujarnya saat ditemui Minggu sore.
Di tengah kesedihan, ada sedikit kemajuan. Tim DVI ternyata sudah bekerja cepat. Mereka berhasil mengidentifikasi 11 jenazah dari yang diterima. Sepuluh di antaranya dalam kondisi utuh. Satu jenazah lain berhasil dikenali hanya dari sebuah potongan tubuh.
Nama-nama korban yang sudah teridentifikasi mulai disebutkan: Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), dan Nurhayati (42). Lalu ada Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), serta Ayu Yuniarti (31).
Adapun M. Kori (30), teridentifikasi dari potongan tangan.
"Tim DVI sudah berhasil mengidentifikasi 11 orang. Sisanya kita akan melakukan kegiatan post mortem di pos DVI ini," kata Hendra melanjutkan.
Langkah identifikasi terus berlanjut. Di luar posko, cuaca masih tak menentu. Pencarian untuk puluhan orang yang hilang pun berlanjut, dengan harapan yang kian menipis.
Artikel Terkait
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 14 Orang, Gencatan Senjata dengan Hizbullah Kembali Terancam
Kiandra Ramadhipa Menang Perdana di Red Bull Rookie Cup Usai Manuver Lap Terakhir dari Posisi 17
Como Kalahkan Genoa 2-0, Kembali ke Jalur Kemenangan dan Dekati Zona Liga Champions
PB ORADO: Kejurnas 2026 Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Domino Berkelanjutan