"Pengendara truk tidak bisa mengerem mendadak sehingga ketiga korban terlindas dan jatuh di bawah kolong truk,"
ujar Kanit Lantas Polsek Kuta Selatan, Iptu Ida Bagus Suardika, menjelaskan kronologi kejadian.
Nasib malang tak bisa ditolak. Theodorus, sang sopir truk, tak punya cukup waktu untuk bereaksi. Truk itu terus melaju dan melindas ketiga korban yang sudah tergeletak di aspal. RH, yang masih duduk di bangku SMP, dan adiknya NH yang baru berusia 6 tahun dan masih TK, turut menjadi korban bersama ayah mereka.
Insiden ini tentu meninggalkan duka yang mendalam. Jalanan yang biasanya ramai itu pun menjadi saksi bisu sebuah keluarga yang hilang dalam sekejap.
Artikel Terkait
Dari Brimob ke Medan Ukraina: Kisah Rio dan Taruhan Nyawa Sebagai Tentara Bayaran
Khamenei Tuding AS dan Israel Dalang Kerusuhan, Janji Pertanggungjawaban
Gelar B.Sc. Gibran Picu Polemik Kelulusan SMA di Media Sosial
Selebaran Uang untuk Suamiku, Potret Keteguhan di Dinding yang Sunyi