Gerak Cepat dan Bantuan Menyeluruh
Maruli menegaskan, TNI bergerak cepat setelah mendapat perintah Presiden Prabowo Subianto. Perhatian presiden terhadap penanganan bencana ini disebutkannya sangat besar, bahkan sampai merencanakan pengerahan sekitar 20 helikopter untuk operasi kemanusiaan.
Selain lewat laut dan udara, bantuan yang dikirim pun sangat komprehensif. Ada empat unit jembatan Bailey tiga untuk Aceh, satu untuk Sumut ditambah lima helikopter dan pesawat Cassa. Barang-barangnya juga lengkap: ribuan paket sembako, air bersih, obat-obatan, perlengkapan untuk balita dan ibu hamil, tenda, selimut, hingga genset dan peralatan sanitasi.
Tak cuma itu. Untuk urusan evakuasi dan pemulihan, TNI AD juga mendatangkan excavator, buldozer, serta berbagai perlengkapan operasional lapangan. Personelnya pun dikerahkan dari beragam satuan, seperti Zeni, Kesehatan, dan Bekang, serta dari Kodam setempat. Tugas mereka berat: membuka akses, mengevakuasi, memberikan layanan kesehatan, sampai menyiapkan dapur lapangan.
Di sisi lain, Maruli tak lupa menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa dan kerusakan yang terjadi. Ia memastikan, koordinasi dengan BNPB, BPBD, dan pemda akan terus diperkuat. Semua tangan kini bekerja sama, berharap bantuan segera sampai ke tangan yang paling membutuhkan.
Artikel Terkait
Bus Transjakarta Diserbu Amarah, Dua Pria Diamankan Usai Diduga Lakukan Pelecehan Seksual
Mantan Presiden Korsel Divonis 5 Tahun Penjara, Hakim Sebut Pelanggaran Konstitusi
Modus Baru Sindikat Narkoba: Etomidate Diselundupkan dalam Cartridge Vape
Rekonstruksi Mengerikan: Polisi Ungkap Rencana Sistematis Pembunuhan Mahasiswi UMM