Di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa lalu, Andi Gani Nena Wea memberikan kabar yang cukup menarik. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyambut baik sebuah undangan penting. Rencananya, pada tanggal 2 Mei 2026 mendatang, Prabowo akan hadir ke Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan Museum Marsinah.
"Tanggal 2 Mei, Bapak Presiden berkenan akan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur,"
kata Andi Gani dengan nada optimis.
Nama Marsinah sendiri tentu sudah tak asing lagi. Dia adalah simbol pergerakan buruh dari Jawa Timur yang kisahnya menyentuh banyak kalangan. Tak heran, langkah pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah oleh Prabowo tahun lalu pun dianggap sebagai pengakuan yang sangat berarti. Peresmian museum ini seolah menjadi kelanjutan logis dari penghargaan tersebut.
Di sisi lain, Andi Gani juga membocorkan agenda lain yang sedang dirancang. Tampaknya, undangan untuk Presiden Prabowo tidak hanya satu. Serikat buruh juga telah mengajaknya untuk hadir dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
"Lalu soal May Day, tadi kami juga mengundang Bapak Prabowo. May Day akan tetap diadakan, rencananya sih di Monas,"
ujarnya sambil menambahkan detail lokasi.
Jadi, awal Mei 2026 nanti tampaknya akan cukup sibuk. Ada dua momen besar yang berdekatan: peresmian museum untuk menghormati seorang pahlawan buruh, dan perayaan hari buruh itu sendiri di jantung ibu kota. Semuanya menunggu konfirmasi dan kehadiran sang presiden.
Artikel Terkait
Timnas U-17 Hadapi Laga Hidup-Mati Lawan Vietnam demi Tiket Semifinal
Kepala DKP DKI Pastikan 7 Ton Ikan Sapu-sapu Dimusnahkan, Tak Ada Penyalahgunaan
Rano Karno: Kemajuan Jakarta Bukan Hanya Soal Infrastruktur, Tapi Kualitas Manusia
Iran Perbarui Data Korban Tewas, 3.400 Orang Gugur dalam Konflik dengan AS dan Israel