Suasana di Istana Kepresidenan pada Selasa malam itu cukup berbeda. Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan yang cukup istimewa. Beliau mengundang sederet tokoh senior negeri ini, mulai dari para mantan presiden dan wakil presiden, untuk sekadar duduk bersama dan bertukar pikiran.
Pantauan di lokasi, sekitar pukul tujuh malam, tamu-tamu terhormat mulai berdatangan. Yang pertama tiba adalah Jusuf Kalla, mantan wakil presiden yang dua periode menjabat. Mobilnya melintas tepat pukul 19.02 WIB. Tak berselang lama, menyusul Ma'ruf Amin, wakil presiden periode sebelumnya.
Lalu, sekitar pukul 19.20, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di istana. Mereka disambut langsung oleh Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Teddy Indra Wijaya di pintu masuk. Setelah bersalaman hangat, para tokoh itu pun langsung masuk ke dalam. Rupanya, agenda malam ini cukup penting.
Menurut Teddy Indra Wijaya, undangan tak hanya untuk mantan presiden dan wapres saja. Prabowo juga mengajak para mantan menteri luar negeri serta ketua umum partai-partai politik yang ada di parlemen. Pertemuan ini digelar untuk membahas kondisi terkini, di mana Presiden ingin mendengar langsung pandangan dari para sesepuh dan koleganya.
"Alhamdulillah hampir sebagian besar hadir," ujar Teddy.
Ia menjelaskan, acara ini untuk bersilaturahmi dan berdiskusi. "Tentu untuk saling tukar pandangan. Bapak Presiden ingin mendengarkan pandangan dari para tokoh," tambahnya.
Soal detail pembahasan, Teddy enggan merinci. Namun begitu, ia memberi isyarat bahwa hampir semua isu hangat, terutama dinamika geopolitik global yang sedang panas, akan tersentuh dalam obrolan itu.
"Semuanya dibahas," katanya singkat, menutup percakapan.
Pertemuan seperti ini jelas punya nuansa tersendiri. Di satu sisi, ada nuansa formal sebagai konsultasi kenegaraan. Di sisi lain, terasa juga upaya untuk merajut kebersamaan di antara para pemimpin bangsa, di tengah situasi yang penuh tantangan.
Artikel Terkait
Gus Ipul: Program Sekolah Rakyat Tunjukkan Hasil, Siswa Lebih Percaya Diri dan Berkarakter
Prodia Resmikan Klinik Stem Cell Pertama, Fokus pada Pengobatan Ortopedi
Prancis Tuding Hizbullah Serang Patroli UNIFIL, Satu Tentara Tewas di Lebanon Selatan
Prabowo Tegaskan Peran Strategis Ketua DPRD Dukung Indonesia Emas 2045