Jakarta Pusat, Selasa (25/11) – Suasana di Kantor DPP Partai Demokrat hari ini tampak ramai oleh silaturahmi kebangsaan. Partai Demokrat kedatangan tamu penting, jajaran petinggi DPP PKS, dalam sebuah pertemuan yang lebih bernuansa kekeluargaan ketimbang sekadar agenda politik formal.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab disapa AHY, mengungkap sedikit pembicaraan yang sempat terjadi di sela-sela acara. Rupanya, mereka tidak hanya berbasa-basi.
"Tadi di ruangan sebelah kita sempat mendiskusikan bagaimana sistem Pemilu ke depan yang terbaik untuk negeri ini,"
Menurut AHY, meski tidak ada sistem yang sempurna, selalu ada ruang untuk perbaikan.
"Ada yang sempurna, tapi pastilah ada hal-hal baik yang bisa kita lakukan bersama,"
Pembicaraan kemudian merambah ke soal prinsip demokrasi. AHY dengan tegas menyatakan keyakinannya bahwa demokrasi, meski punya celah, tetap merupakan pilihan terbaik. Namun begitu, ia menekankan bahwa syarat utamanya adalah keadilan dalam pelaksanaannya.
"Bagi kami Partai Demokrat, memang demokrasi tidaklah sempurna tetapi jika dijalankan dengan fair, dengan adil, demokrasi adalah sistem politik terbaik dibandingkan alternatif lainnya yang ada di dunia,"
Tak lupa, ia pun melontarkan ajakan. Ia mengajak PKS, yang hadir di tempat itu, untuk bersama-sama menjaga arah demokrasi Indonesia.
"Jadi kami mengajak teman-teman PKS untuk terus mengawal demokrasi bukan hanya sekadar untuk kebebasan tanpa arah, tapi memang untuk menghadirkan kemajuan, keadilan, dan kesejahteraan seperti yang diniatkan oleh PKS,"
Di sisi lain, AHY juga menyentuh soal kerja sama nyata yang sudah terjalin. Ia mengingatkan kembali pada kolaborasi kedua partai di Pilkada Serentak 2024 lalu. Hasilnya? Cukup menggembirakan.
"Mengingatkan bahwa kolaborasi yang baik antara PKS dan Demokrat menghasilkan beberapa pencapaian, di Pilkada Serentak 2024, dari 22 provinsi dan 163 kabupaten/kota yang kita berkoalisi, alhamdulillah kita bisa menang di 17 provinsi dan 130 kabupaten/kota,"
Dengan nada optimis, ia menutup pernyataannya. Angka-angka kemenangan itu, baginya, adalah bukti nyata.
"Artinya, kalau kita bersinergi, dan berkolaborasi, kemungkinan menangnya lebih banyak, kira-kira begitu,"
Pertemuan ini jelas bukan sekadar temu wajah biasa. Ada pesan, ada ajakan, dan yang paling kuat, ada pengingat akan sebuah kolaborasi yang sudah terbukti memberi hasil. Sebuah sinyal yang menarik untuk diamati ke depannya.
Artikel Terkait
Putri Kusuma Wardani ke Babak 16 Besar Indonesia Open 2026, Siap Revans Lawan Michelle Li
Mantan ART Nekat Panjat Pagar Rumah Majikan Demi Pulang Rawat Orang Tua Sakit
Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi, Kolom Abu Capai 700 Meter
DPR Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Evaluasi dan Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional