Di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, suasana belajar di SMA Nusa Harapan kini terasa berbeda. Sekolah ini baru saja mendapat tambahan alat bantu yang cukup menarik: sebuah papan interaktif digital atau Interactive Flat Panel (IFP).
Bantuan ini tak hanya untuk mereka saja. Tercatat, sudah lebih dari 172.000 unit IFP yang disalurkan ke berbagai sekolah di seluruh Indonesia. Inovasi ini merupakan bagian dari program digitalisasi pendidikan yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dengan adanya perangkat ini, proses belajar mengajar jadi lebih dinamis. Bayangkan saja, siswa di SMA Nusa Harapan bisa mengikuti pelajaran secara real-time bersama siswa dari sekolah lain, misalnya SMA Kemala Bhayangkari. Mereka berinteraksi lewat Zoom Meeting, layaknya berada dalam satu ruang kelas yang sama.
Dalam sebuah video yang beredar, terlihat siswa-siswi sedang asyik belajar Kimia dengan materi yang disampaikan guru dari sekolah lain. Suasana kelas tetap hidup meskipun gurunya ada di tempat berbeda.
Artikel Terkait
Ratusan Ton Bawang Ilegal Berbakteri Digagalkan di Gudang Semarang
Jemaah Haji Khusus Dapat Bonus Rp10 Jutaan dari Pengelolaan Dana Awal
Papa Zola The Movie: Tiga Tahun dan Rp80 Miliar untuk Sebuah Spin-off
Bus Rute Lampung-Bekasi Hangus Terbakar di Jalan Diponegoro, Seluruh Penumpang Selamat