Tim formatur sendiri terdiri dari 19 orang dengan komposisi yang sudah ditetapkan. Tiga orang berasal dari unsur Dewan Pimpinan MUI Pusat demisioner yaitu mantan Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara Umum.
Selain itu, ada satu perwakilan dari Dewan Pertimbangan, tujuh orang dari MUI Provinsi, dan enam orang dari ormas Islam. Unsur Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dianggap sebagai unsur tetap, sementara ormas lain diambil secara proporsional dan bergantian.
Tak ketinggalan, satu kursi juga dialokasikan untuk perwakilan cendekiawan Muslim atau Perguruan Tinggi Islam, plus satu lagi dari unsur Pondok Pesantren.
Berikut daftar lengkap Tim Formatur yang bertugas memilih Ketua Umum MUI periode 2025-2030:
- KH Ma’ruf Amin (Ketua Dewan Pertimbangan MUI 2020-2025)
- KH Anwar Iskandar (Ketua Umum MUI 2020-2025)
- Buya Amirsyah Tambunan (Sekretaris Umum MUI 2020-2025)
- H Misbahul Ulum (Bendahara Umum MUI 2020-2025)
- KH Cholil Nafis (Rais Syuriah PBNU)
- Buya Anwar Abbas (Ketua PP Muhammadiyah)
- H Faishol Nasar bin Nasr (Al Irsyad)
- Syamsul Qomar (KAHMI)
- KH Zaitun Rasmin (Ketua Umum Wahdah Islamiyah)
- Prof Fasli Jalal (Ketua Umum GUPPI)
- Prof Masnun Tahir (Rektor UIN Mataram)
- KH Marsudi Syuhud (Pengasuh Pesantren Darul Uchwah)
- Tengku Abu Faisal Ali (Ketua Umum MPU Aceh)
- Prof Zulkarnain Dali (Ketua Umum MUI Bengkulu)
- KH Muhammad Faiz (Ketua Umum MUI DKI Jakarta)
- KH Mutawakkil Alallah (Ketua Umum MUI Jawa Timur)
- KH Salman (Ketua Umum MUI Maluku Utara)
- KH Zulkarnain Sulaiman (Ketua Umum MUI Gorontalo)
- H Alwani Saputra (Sekretaris Umum MUI Kalimantan Utara)
Artikel Terkait
Tim SAR Kerahkan Drone Thermal Cari Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Mamuju
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16