"Kalau itu (perbaikan) terserah pemerintah aja," tambahnya dengan nada pasrah.
Di lokasi yang sama, Aldo (29) membenarkan bahwa kondisi trotoar di Jalan Tambak benar-benar mengkhawatirkan. Setiap hari, rasa cemas selalu menghantuinya.
Kekhawatiran tertabrak kendaraan yang melaju kencang adalah hal yang nyata, mengingat trotoar seringkali tak bisa dilalui karena penuh sampah dan kendaraan parkir.
"Khawatir pasti. Apalagi suka ada yang ngebut kan. Kayanya harus siap ditabrak," katanya sambil terkekeh, meski terasa ada kepasrahan dalam candaannya.
Aldo berharap pengerjaan proyek kereta yang membuat situasi semakin ruwet itu bisa cepat selesai. Setelah itu, perbaikan trotoar menjadi harapan besarnya.
"Jangan ada korban dululah," pungkasnya, berharap tidak ada musibah yang terjadi sebelum perbaikan dilakukan.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam Operasi di Jatim
Siswa Tewas Usai Senapan Rakitan Meledak Saat Ujian Praktik di Siak
ASN Kementan Ubah Pekarangan Sempit Jadi Model Ketahanan Pangan Keluarga
Suami Tewas Ditikam di Pelukan Istri di Lubuklinggau, Pelaku Masih Diburu