Suasana mencekam tiba-tiba menyelimuti paviliun konferensi iklim PBB di Brasil, Kamis (20/11) lalu. Dari dalam, para delegasi berhamburan keluar dengan wajah panik, meninggalkan ruang perundingan yang seketika berubah jadi pusat kekacauan.
Menurut sejumlah saksi, asap dengan cepat memenuhi koridor, disusul teriakan "kebakaran!" yang memecah konsentrasi negosiasi. Tim keamanan dan staf PBB pun langsung beraksi, bergegas membawa alat pemadam api menuju sumber asap. Api berhasil membuat sebuah lubang di atap tenda tempat KTT COP30 di Belem itu berlangsung.
Untungnya, responsnya cepat banget. Petugas pemadam kebakaran langsung tiba di lokasi, di mana kepulan asap masih terlihat dari dalam dan luar area konferensi yang megah itu. Acara yang dihadiri puluhan ribu peserta ini memang digelar di tenda-tenda besar, sebuah kota sementara di tepian Amazon.
“Pemadam kebakaran dan tim keamanan merespons dengan cepat dan terus memantau lokasi,” begitu penegasan dari pihak penyelenggara COP30 Brasil dalam pernyataannya.
Di sisi lain, Menteri Pariwisata Brasil Celso Sabino memberikan kabar yang melegakan. Setelah timnya bergerak, api berhasil dikendalikan. Yang penting, nggak ada korban luka yang dilaporkan. Sayangnya, apa penyebab pastinya masih jadi misteri.
Kebakaran ini terjadi di saat yang cukup genting. Bayangkan, para delegasi sedang berada dalam negosiasi alot yang cuma menyisakan satu hari lagi. Topiknya berat semua; mulai dari masa depan bahan bakar fosil, pendanaan iklim, sampai kebijakan perdagangan. Dua minggu konferensi hampir berakhir, dan insiden ini jelas menambah daftal tekanan mereka.
Artikel Terkait
Stok Beras Pemerintah Tembus 5 Juta Ton, BULOG Catat Rekor Sejarah Pasokan Dalam Negeri
Napi Pembunuh Siswa SMK 4 Semarang Positif Narkoba, Dipindahkan ke Nusakambangan
PERHEPI Sulsel Apresiasi Capaian Kementan: Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5 Juta Ton
Pemerintah Realokasi 58% Dana Desa untuk Koperasi, Proyek Infrastruktur di Sejumlah Desa Tertunda