Asap sudah sirna, tapi duka masih menggantung pekat di sekitar gedung Terra Drone. Peristiwa kebakaran hebat yang menewaskan 22 orang itu kini menyedot perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Beliau mendorong agar dilakukan evaluasi menyeluruh. Bukan cuma soal standar keselamatan gedung, tapi juga prosedur pencegahan kebakaran di seluruh Indonesia. Ini jadi perhatian serius.
Menurut sejumlah saksi, api mulai berkobar pada Selasa (9/12/2025) siang. Laporan ke petugas damkar baru masuk sekitar pukul 12.43 WIB. Namun begitu, kobaran api sudah terlanjur ganas.
Angka korban jiwa sungguh memilukan: 22 orang. Rinciannya, 15 perempuan salah satunya adalah ibu hamil dan 7 laki-laki. Sebuah kerugian yang tak ternilai.
Artikel Terkait
Hujan Tak Hentikan Pencarian, Korban Longsor Cisarua Bertambah Jadi 47 Jiwa
Arab Saudi Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Jadi Pangkalan Serangan ke Iran
Saksi Google Buka Suara di Sidang Korupsi Chromebook Rp 2,1 Triliun
Warga Korea Dideportasi dari Bali Usai Bongkar Garis Pembatas Lahan