Dalam perkembangan terkait, Fu Cong secara tegas menyatakan penolakan China terhadap ambisi Jepang untuk menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB.
"Negara seperti itu sama sekali tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai anggota tetap Dewan Keamanan," tegas diplomat China tersebut.
Sejarah Panjang Ambisi Jepang
Jepang telah menunjukkan ambisinya untuk menjadi anggota tetap DK PBB sejak pertengahan 1990-an. Upaya ini semakin intensif sejak tahun 2005, dengan alasan reformasi Dewan Keamanan yang dianggap perlu menyesuaikan dengan realitas geopolitik kontemporer.
Pemerintah Jepang mengklaim bahwa keanggotaan tetap akan memungkinkan negara tersebut lebih efektif menjalankan kepentingannya dalam isu perdamaian dan keamanan internasional.
Penolakan dari Negara Lain
Selain China, Rusia juga diketahui menentang ambisi Jepang untuk menjadi anggota tetap DK PBB. Wakil Tetap Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, secara terbuka menyatakan bahwa Jepang tidak akan pernah mendapatkan kursi permanen di Dewan Keamanan.
China secara konsisten menegaskan bahwa Jepang belum memenuhi prasyarat moral untuk menjadi anggota tetap DK PBB, terutama terkait dengan sikapnya terhadap sejarah masa lalu selama Perang Dunia II.
Analis hubungan internasional menilai bahwa penolakan China terhadap ambisi Jepang di PBB mencerminkan dinamika kompleks hubungan bilateral kedua negara yang masih dibayangi isu-isu historis dan geopolitik yang belum terselesaikan.
Artikel Terkait
43 WNI di Afghanistan Dinyatakan Aman Meski Konflik dengan Pakistan Memanas
Veda Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 di Seri Perdana Thailand
SIM Keliling Polrestabes Bandung Layani Perpanjangan di Dua Lokasi Hari Ini
KPK Ungkap Modus Brankas Berjalan dan Beli Mobil dari Uang Haram di Bea Cukai