Pertengkaran Asmara Picu Tabrakan Beruntun Lima Mobil di Malam Tahun Baru Serpong

- Kamis, 01 Januari 2026 | 15:55 WIB
Pertengkaran Asmara Picu Tabrakan Beruntun Lima Mobil di Malam Tahun Baru Serpong

Malam tahun baru di Serpong berakhir dengan ricuh besi dan lampu sein yang berkedip-kedip. Di Jalan Letnan Soetopo, Tangerang Selatan, sebuah tabrakan beruntun melibatkan lima mobil menghentikan suasana, diduga bermula dari sebuah pertengkaran asmara di dalam salah satu kendaraan.

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Danny Trisespianto Arief Sutarman, mengonfirmasi kejadian itu sekitar pukul 01.40 dini hari. Menurutnya, pengemudi pertama, seorang berinisial AM, mengakui sendiri bahwa konsentrasinya buyar.

"Kurang konsentrasinya karena mungkin ada pertikaian kecil di dalam mobil antara dia dan pasangannya,"

ujar Danny kepada awak media, Kamis (1/1/2026).

Dari situ, rangkaian kecelakaan pun tak terhindarkan. Mobil Grand Livina yang dikendarai AM menabrak Toyota Rush di depannya. Tabrakan itu memicu reaksi berantai. Rush terdorong hingga menabrak Daihatsu Sigra, yang kemudian menghantam Mitsubishi Pajero. Nah, Pajero itu sendiri sampai terdorong dan menabrak Pajero lain lagi di depannya. Lumayan ruwet juga urusannya.

Untungnya, dari semua kekacauan itu, tidak ada satu pun korban luka apalagi jiwa. Tapi soal kerusakan, lain cerita. Kelima mobil itu penyok-penyok semua.

"Yang rusak parah kalau kita lihat, paling parah sih yang nabrak awal ini yang Grand Livina ini," jelas Danny. "Yang lain hanya terdorong, penyok, tapi kondisi kendaraan masih bisa jalan."

Dia memperkirakan total kerugian materiil dari insiden ini berada di bawah angka Rp 50 juta. Kabar baiknya, semua pihak yang terlibat memilih jalan damai. Tidak perlu sampai berurusan panjang dengan hukum.

"Semalam sudah ada kesepakatan damai antara semuanya," pungkas Danny. "Saudara AM ini bersedia mengganti rugi seluruh kerugian yang diakibatkan oleh dirinya."

Jadi, meski malam pergantian tahun itu sempat ricuh oleh dentuman, akhirnya beres juga dengan musyawarah. Sebuah pelajaran mahal tentang betapa bahayanya mengemudi sambil emosi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar