Wali Kota New York Serukan Boikot Starbucks Dukung Mogok Nasional Barista
Zohran Mamdani, Wali Kota New York City terpilih, secara resmi menyerukan kepada seluruh pendukung dan masyarakat untuk memboikot Starbucks. Seruan ini dilancarkan sebagai bentuk solidaritas terhadap aksi mogok kerja nasional yang dilakukan oleh para barista yang tergabung dalam serikat pekerja. Tuntutan utama dari aksi ini adalah perjanjian kontrak kerja yang lebih adil.
Melalui akun media sosial X, Mamdani dengan tegas mendukung pemogokan yang disebut sebagai "Pemogokan Praktik Perburuhan yang Tidak Adil". Ia mendorong konsumen untuk tidak melakukan pembelian apapun dari seluruh gerai Starbucks hingga kesepakatan antara perusahaan dan pekerja tercapai.
Dalam pernyataannya yang ditujukan kepada 1,1 juta pengikutnya, Mamdani menulis, "Para pekerja Starbucks di seluruh negeri sedang melakukan aksi mogok kerja Praktik Perburuhan yang Tidak Adil, mereka berjuang untuk mendapatkan kontrak yang adil. Selama para pekerja ini mogok, saya sendiri tidak akan membeli produk Starbucks apapun, dan saya mengajak Anda semua untuk bergabung. Bersama, kita bisa menyampaikan pesan yang kuat: Tidak ada kontrak, tidak ada kopi."
Juru bicara dari tim transisi Mamdani menegaskan bahwa warga New York dapat selalu mengharapkan sikap tegasnya yang selalu berpihak pada kepentingan buruh.
Artikel Terkait
Di Balik Gaduh KUHP Baru: Ketika Hukum Berubah Jadi Hantu di Ruang Publik
Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Pidie Aceh Pagi Ini
Jakarta Diguyur Hujan Sepanjang Hari, Waspada Petir Mengancam
ASEAN Buka Pintu untuk Mata Uang BRICS, Dominasi Dolar Mulai Tergoyang?