Senin kemarin (12/1), harga emas batangan Antam bergerak naik. Pantauan di situs Logam Mulia menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan, tepatnya Rp 29.000 per gram. Jadi, kalau sebelumnya dibanderol Rp 2.602.000, sekarang harganya melesat ke angka Rp 2.631.000 per gram.
Tak cuma harga jual, nilai buyback-nya juga ikut merangkak. Angkanya naik senilai Rp 29.000 juga, sehingga posisinya sekarang berada di Rp 2.484.000 per gram. Lumayan, kan?
Nah, soal pajak, ada kabar yang mungkin bikin lega para pembeli. Berdasarkan PMK Nomor 48 Tahun 2023, konsumen akhir sekarang dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) saat membeli emas batangan. Tapi, aturannya beda untuk pengusaha. Mereka tetap wajib memungut PPh 22, meski tarifnya turun jadi cuma 0,25 persen dari harga jual. Sebelumnya sih lebih tinggi, 0,45 persen.
Perlu diingat, harga-harga tadi adalah yang berlaku di Butik Emas Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta. Di gerai atau kota lain, harganya bisa saja berbeda. Jadi, baiknya cek lagi sebelum beli.
Berikut rincian lengkap harga emas Antam per Senin itu:
- 1 gram: Rp 2.631.000
- 5 gram: Rp 12.930.000
- 10 gram: Rp 25.805.000
- 25 gram: Rp 64.387.000
- 50 gram: Rp 128.695.000
- 100 gram: Rp 257.312.000
- 250 gram: Rp 643.015.000
- 500 gram: Rp 1.285.820.000
- 1.000 gram: Rp 2.571.600.000
Bagaimana dengan pesaingnya? Di sisi lain, harga emas dari Galeri24 juga menunjukkan tren serupa. Di situs resminya, harga jualnya terpantau naik ke level Rp 2.622.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembalinya berada di Rp 2.459.000 per gram.
Kalau mau detailnya, ini daftar harga emas Galeri24 untuk hari yang sama:
- 1 gram: Rp 2.622.000
- 2 gram: Rp 5.165.000
- 5 gram: Rp 12.819.000
- 10 gram: Rp 25.570.000
- 25 gram: Rp 63.768.000
- 50 gram: Rp 127.436.000
- 100 gram: Rp 254.745.000
- 250 gram: Rp 635.297.000
- 500 gram: Rp 1.270.593.000
- 1.000 gram: Rp 2.541.184.000
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp5.000 per Gram, Buyback Tetap Stagnan
Menkeu Purbaya Tolak Tawaran Pinjaman IMF, Sebut Ketahanan Fiskal Masih Kuat
Astra Graphia Bagikan Dividen Rp325 Miliar, Melebihi Laba Bersih 2025
Analis Sucor Sekuritas: IHSG Mulai Tunjukkan Tanda Pemulihan Berkelanjutan