Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, kemungkinan perbedaan dalam memulai puasa sudah mulai terlihat. Pemerintah dan salah satu ormas besar sudah punya perhitungan yang sedikit berbeda. Ya, ini bukan hal baru di Indonesia, tapi selalu menarik untuk disimak.
Menurut Kementerian Agama, prediksi ini sebenarnya sudah bisa dilihat dari sekarang. Mereka, seperti biasa, akan menggelar sidang isbat pada 17 Februari 2026 untuk memutuskan secara resmi. Kalender Hijriah pemerintah sendiri sementara mencatat tanggal 19 Februari 2026 sebagai awal Ramadan.
Namun begitu, ada perhitungan lain yang sudah keluar lebih dulu.
PP Muhammadiyah telah menetapkan dengan pasti bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026. Jadi, potensi selisih satu hari dengan keputusan pemerintah nanti sangat mungkin terjadi.
Kepala Biro Humas Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengakui hal ini. "Di Indonesia hal ini sudah biasa terjadi," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu.
Artikel Terkait
Jerman Apresiasi Langkah Indonesia di Dewan Perdamaian Palestina
Trump Serang Ilhan Omar dan Rashida Tlaib sebagai Sakit Jiwa Usai Protes di Kongres
Vonis 9-13 Tahun Penjara untuk Lima Terdakwa Korupsi Minyak Rugikan Negara Rp285 Triliun
Ketua Komisi X DPR Soroti Penyerangan Mahasiswi di UIN Suska Riau