Ramadan 2026: Potensi Dua Hari Suci Kembali Menghiasi Indonesia

- Senin, 12 Januari 2026 | 09:15 WIB
Ramadan 2026: Potensi Dua Hari Suci Kembali Menghiasi Indonesia

Meski begitu, dia tetap mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu keputusan resmi lewat sidang isbat.

"Oleh karena itu, berdasarkan hal tersebut sangat dimungkinkan terjadinya perbedaan dalam mengawali puasa. Namun, kami tetap menghimbau agar publik dapat mengikuti keputusan pemerintah," jelas Thobib.

Di sisi lain, Thobib juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan. Perbedaan metode hisab dan rukyat, kata dia, jangan sampai merusak semangat persaudaraan.

"Jika memang hal tidak bisa dihindarkan, di tengah perbedaan (nanti) agar masyarakat tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah (kebangsaan)," imbuhnya.

Pesan intinya jelas: apapun hasilnya nanti, saling menghormati adalah kunci. Nuansa perbedaan ini seolah sudah menjadi warna tersendiri dalam menyambut bulan suci di tanah air. Yang penting, esensi Ramadan untuk memperdalam keimanan dan mempererat tali silaturahmi tidak boleh luntur.


Halaman:

Komentar