Program Pengiriman 500 Ribu Tenaga Kerja Indonesia ke Luar Negeri Mulai 2026
Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mengumumkan rencana ambisius pengiriman 500 ribu tenaga kerja Indonesia ke luar negeri mulai tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah mengatasi tantangan bonus demografi dan mengurangi angka pengangguran di dalam negeri.
Negara Tujuan Utama Pekerja Migran Indonesia
Terdapat tiga negara utama yang menjadi tujuan pengiriman tenaga kerja Indonesia, yaitu Jepang, Jerman, dan Turki. Masing-masing negara menawarkan peluang kerja dengan kuota yang berbeda-beda.
Turki membuka kesempatan untuk 30 ribu tenaga kerja Indonesia, sementara Jerman menawarkan peluang yang lebih besar dengan 400 ribu lowongan kerja untuk tenaga asing. Christina Aryani menegaskan bahwa kuota 30 ribu lapangan kerja di Turki tahun ini sudah dapat dipenuhi dengan suplai tenaga kerja yang optimal.
Artikel Terkait
Azan Berkumandang Kembali di Aceh, Usai Bencana dan Aksi Bersih-Bersih PLN
Kapal Harapan Kedua PMI Angkut 2.500 Ton Bantuan untuk Pemulihan Pasca-Bencana
MSBI Desak Kejagung: Beralih dari Pertamina, Selidiki Dugaan Kebocoran di PLN
Utang Rp700 Ribu Berujung Petaka, Pemuda 18 Tahun Tewas Dijerat di Kamar Kos