murianetwork.com - SEDIKITNYA 15 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan udara di sebuah desa di barat laut Myanmar, kata media lokal pada Minggu, 7 Januari 2024.
Myanmar dilanda pertempuran yang semakin sengit, junta berjuang melawan lawannya di utara dan timur.
Serangan tersebut menghantam sebuah desa di Kotapraja Khampat, distrik Tamu, sekitar pukul 10:15.
Media lokal menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 15 orang, termasuk anak-anak, dan 20 orang terluka.
Namun dua saksi, seorang pria dan seorang wanita yang meminta untuk tidak disebutkan namanya demi keamanan, mengatakan kepada AFP bahwa jumlah korban jiwa lebih banyak.
“Sembilan belas orang tewas, termasuk delapan anak-anak,” kata pria tersebut, yang mengatakan dia melihat jet tempur junta di atas saat serangan terjadi.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April