JAKARTA Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia bakal segera terealisasi. Menlu Sugiono memberi sinyal bahwa jadwalnya sudah sangat dekat, bahkan bisa jadi dalam hitungan hari.
Informasi ini dia sampaikan usai menghadiri pembukaan Munas IPSI di JCC Senayan, Sabtu (11/4). Saat disambari wartawan, Sugiono terlihat singkat namun jelas.
"Berangkatnya minggu depan, dalam minggu ini," ujarnya.
Nah, ketika ditekan lagi soal waktu pastinya, Menlu mengindikasikan keberangkatan itu akan dilakukan besok, Minggu (12/4). Dengan nada santai ia menambahkan, "[Besok] iya, kan itu penjelasannya kan?"
Rencana ini tentu bukan sekadar kunjungan biasa. Di tengah gejolak geopolitik yang tak menentu, terutama soal energi global, langkah ini punya bobot strategis yang kuat. Indonesia jelas punya kepentingan besar di sana.
Menurut Sugiono, salah satu pokok pembicaraan utama nanti adalah kerja sama energi. Isu pasokan minyak alternatif kemungkinan besar akan mengemuka.
"Salah satu yang akan dia bicarakan juga itu. Karena ini merupakan sesuatu yang sangat-sangat strategis bagi bangsa Indonesia," tegasnya.
Tak hanya itu. Agenda juga mempertemukan Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan puncak ini diharapkan bisa membahas banyak hal, dari peta politik dunia yang terus berubah hingga kondisi energi yang mempengaruhi banyak negara.
"Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin, juga akan membahas mengenai geopolitik dunia dan juga yang pasti membahas tentang situasi energi," pungkas Sugiono.
Jadi, semua mata kini tertuju pada persiapan dan hasil dari lawatan penting ini. Dampaknya bagi ketahanan energi nasional, tentu saja, jadi hal yang paling dinantikan.
Artikel Terkait
GEMURA Kritik Perdebatan Bantuan Kurban Presiden, Minta Publik Jaga Etika Demokrasi
Prabowo Disambut Kenegaraan di Élysée, Penuhi Undangan Balasan untuk Macron
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026, Prioritas untuk Daerah Bencana dan 3T
Prabowo Kunjungi Prancis, Gerindra Sebut Diplomasi Ofensif demi Konversi Keunggulan Nikel