Pelatih Tim Nasional Kamboja, Koji Gyotoku, memfokuskan persiapan timnya untuk menghadapi Timor Leste pada laga lanjutan Grup A Piala Hyundai ASEAN 2026 di Stadion Nasional Morodok Techo, Phnom Penh, Senin (3/8/2026). Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama belum meraih poin di turnamen.
Kamboja saat ini menempati posisi keempat klasemen sementara setelah kalah dari Singapura dan Indonesia. Sementara itu, Timor Leste menelan tiga kekalahan beruntun dan berambisi memperbaiki catatan buruk tersebut.
Gyotoku mengakui bahwa skuad mudanya masih menunjukkan performa yang naik turun sepanjang turnamen. "Kami memiliki skuad yang muda, dan beberapa pemain baru pertama kali merasakan kompetisi internasional di tingkat ini," ujarnya. Pelatih asal Jepang itu juga menyoroti kondisi emosional dan fisik para pemainnya yang dinamis. "Kondisi dan emosi mereka bisa berubah dari hari ke hari," tambahnya.
Meski demikian, menjelang pertandingan melawan Timor Leste, Gyotoku melihat para pemainnya dalam kondisi baik. "Kadang-kadang mereka merasa nyaman, sementara di hari lain mereka mungkin merasa hal-hal menjadi lebih sulit. Namun, menjelang pertandingan besok, para pemain tampaknya berada dalam kondisi baik," jelasnya.
Bagi Gyotoku, laga ini bukan sekadar mengejar kemenangan. Ia menegaskan bahwa performa individu pemain akan menjadi tolok ukur untuk pemanggilan skuad di masa mendatang. "Penting juga untuk melihat bagaimana penampilan setiap pemain karena performa mereka dapat menentukan apakah mereka akan dipilih untuk pertandingan dan turnamen mendatang," katanya. Para pemain pun dituntut memberikan kemampuan terbaik mereka sepanjang laga.
Mengenai kekuatan lawan, Gyotoku menyoroti ketahanan lini pertahanan Timor Leste saat menghadapi tekanan Indonesia. "Timor Leste menahan Indonesia selama babak pertama sebelum kebobolan beberapa gol setelah jeda. Dari apa yang kami amati, mereka memiliki kecepatan yang cukup besar dan berbahaya saat melakukan serangan balik," ujarnya. Ia pun mengantisipasi kemungkinan perubahan taktik dari sang lawan. "Kami memperkirakan mereka akan melakukan beberapa perubahan taktis untuk pertandingan besok. Kami akan tetap mewaspadai kualitas tersebut dan bersiap diri," tambahnya.
Di sisi lain, Pelatih Timor Leste Zé Pedro menekankan pentingnya proses perkembangan bagi para pemain mudanya dalam turnamen ini. "Kami memiliki tim yang muda, dan salah satu alasan utama kami mengikuti turnamen ini adalah untuk bertanding, tumbuh, dan berkembang," katanya. Ia mengklaim peningkatan kinerja timnya sudah terlihat sejak pertandingan pembuka. "Saya percaya kami telah melakukan hal itu sejak pertandingan pembuka kami," ujarnya.
Zé Pedro menegaskan komitmen timnya untuk terus memberikan penampilan maksimal demi masa depan sepak bola Timor Leste. "Kami akan melanjutkan proses tersebut besok karena saya percaya pada kelompok pemain ini. Mereka telah tampil baik dan berkontribusi pada perkembangan tim muda ini, baik untuk saat ini maupun masa depan. Saya percaya kami akan terus berkembang," tuturnya.
Rekor pertemuan mencatat Kamboja mengungguli Timor Leste dengan kemenangan 2-1 pada laga persahabatan terakhir di bulan Desember 2024. Timor Leste tercatat telah kebobolan 13 gol dari lima pertandingan terakhir mereka di seluruh kompetisi.
Artikel Terkait
Kamboja Hancurkan Timor Leste 3-0, Jaga Asa ke Semifinal ASEAN Cup
Timor Leste Pulang dengan Tangan Hampa Usai Dibantai Kamboja
Kamboja dan Timor Leste Berebut Poin Perdana di Laga Pamungkas Grup A
Kamboja dan Timor Leste Berebut Tiket Semifinal Piala AFF 2026