Jaringan listrik di Kuba lumpuh total pada Minggu (2/8) malam waktu setempat. Negeri berpenduduk sekitar 10 juta jiwa itu pun diselimuti kegelapan di tengah semakin seringnya pemadaman listrik terjadi.
Lumpuhnya jaringan listrik ini terjadi menyusul tiga insiden pemadaman nasional sepanjang Juli lalu. Situasi makin diperparah oleh blokade minyak dari Amerika Serikat yang membebani infrastruktur energi yang sudah menua.
Operator jaringan listrik milik negara, Union Electrica de Cuba, belum memberikan keterangan detail. Mereka hanya mengunggah informasi singkat melalui akun media sosial X dan Facebook.
Tekanan terhadap sistem kelistrikan terus meningkat seiring kesulitan pemerintah mengamankan pasokan bahan bakar impor. Negara itu kehilangan sumber utama bahan bakar akibat blokade yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump beberapa waktu terakhir.
Blokade tersebut diterapkan menyusul langkah Washington pada 3 Januari lalu untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro melalui operasi militer yang menggemparkan dunia. Venezuela selama ini menjadi pemasok minyak utama bagi Kuba.
Artikel Terkait
Listrik Kuba Kembali Kolaps, Warga Havana Tidur di Tepi Laut
Jaringan Listrik Kuba Kembali Kolaps, Seluruh Negeri Gelap
PLN Pulihkan Pasokan Listrik di Jakarta Usai Gangguan Gardu Induk Gandul
PLN Fokus Pulihkan Gangguan Listrik di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan