Militer Israel mengatakan sebelumnya bahwa sekitar 40 roket ditembakkan ke arah pangkalan pengawal udara Meron.
Israel pun membalas serangan tersebut dengan menyerbu “sel teroris” yang mengambil bagian dalam peluncuran roket itu.
Pada hari Sabtu ,kelompok Jama’ah Islamiyah Lebanon mengatakan melalui sebuah pernyataan bahwa mereka telah menembakkan 2 rudal ke arah Kiryat Shmona di Israel Utara.
Hizbullah dan Israel terus saling jual beli tembakan di sepanjang wilayah perbatasan, dengan satu serangan Israel masuk jauh ke dalam wilayah Lebanon.
Al Jazeera melaporkan bahwa tembakan Israel itu menghantam sebuah rumah yang berjarak 40 km dari perbatasan.
Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, pada hari Jumat mengatakan bahwa seluruh Lebanon akan terekspos jika tidak bereaksi terhadap pembunuhan Saleh al Arouri.
Hassan Nasrallah juga mengatakan bahwa pembunuhan petinggi Hamas itu tidak akan berlalu tanpa reaksi dan hukuman.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaraberita.com
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri