Rusia menyalahkan Ukraina atas serangan hari Sabtu, yang merupakan salah satu serangan paling mematikan yang terjadi di Rusia sejak invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina dimulai lebih dari 22 bulan lalu. Para pejabat Rusia mengatakan jumlah korban tewas mencapai 25 orang pada hari Senin, termasuk lima anak-anak.
Kota-kota di Rusia barat sering menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak sejak Mei, meskipun para pejabat Ukraina tidak pernah mengakui tanggung jawab atas serangan di wilayah Rusia atau Semenanjung Krimea.
Putin menuduh negara-negara Barat menggunakan Ukraina untuk mencoba “menempatkan Rusia pada tempatnya.” Sambil bersumpah akan membalas, dia bersikeras bahwa Rusia hanya akan menargetkan infrastruktur militer di Ukraina.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritasenator.com
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri