Rusia menyalahkan Ukraina atas serangan hari Sabtu, yang merupakan salah satu serangan paling mematikan yang terjadi di Rusia sejak invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina dimulai lebih dari 22 bulan lalu. Para pejabat Rusia mengatakan jumlah korban tewas mencapai 25 orang pada hari Senin, termasuk lima anak-anak.
Kota-kota di Rusia barat sering menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak sejak Mei, meskipun para pejabat Ukraina tidak pernah mengakui tanggung jawab atas serangan di wilayah Rusia atau Semenanjung Krimea.
Putin menuduh negara-negara Barat menggunakan Ukraina untuk mencoba “menempatkan Rusia pada tempatnya.” Sambil bersumpah akan membalas, dia bersikeras bahwa Rusia hanya akan menargetkan infrastruktur militer di Ukraina.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritasenator.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April