Iqbal menambahkan, Kemenlu RI berkoordinasi dengan KBRI Tokyo guna menyelidiki kemungkinan adanya WNI yang menjadi penumpang dari Japan Airlines yang mengalami kecelakaan.
Baca Juga: Cak Imin Desak Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran Gibran dengan Obyektif, Jujur, dan Adil
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI Judha Nugraha mengatakan bahwa KBRI Tokyo terus berkoordinasi dengan otoritas Bandara Haneda.
"Saat ini KBRI Tokyo sedang berkoordinasi dengan otoritas Bandara Haneda mengenai kemungkinan adanya penumpang WNI pada pesawat JAL tersebut," ucap Judha Nugraha.
"KBRI juga mengantisipasi kemungkinan adanya WNI yang stranded [terdampar] di Bandara Haneda karena adanya pembatalan sejumlah penerbangan," Judha menambahkan.
Baca Juga: Shin Tae-yong Beberkan Kenapa Mainkan Dua Tim Sekaligus Saat Indonesia Kontra Libya
Judha menuturkan bahwa ada 5 korban meninggal akibat insiden tabrakan pesawat Japan Airlines dengan pesawat penjaga pantai.
"Terdapat 5 korban meninggal dari pesawat penjaga pantai Jepang. Sedangkan seluruh penumpang dan kru pesawat JAL selamat," tuturnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pilihanindonesia.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April