MURIANETWORK.COM -Iran membantah klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengatakan bahwa kedua negara akan menggelar pertemuan pada pekan depan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Teheran belum memiliki rencana apa pun untuk bertemu dengan pihak AS.
"Teheran masih mempertimbangkan apakah pembicaraan dengan AS akan menguntungkan bagi kami. Lima putaran pembicaraan sebelumnya gagal karena serangan Israel dan AS ke fasilitas nuklir Iran," ujar Araqchi seperti dikutip Reuters, Jumat 27 Juni 2025.
Artikel Terkait
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Waspadai Perburuan Pasca Penangkapan Maduro
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Situasi Keamanan Dinilai Memuncak
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya