"Dia pergi untuk berpakaian dan terjadi ledakan," ujar Al-Qarra.
"Saya membawanya ke rumah sakit dan (tim medis) menemukannya sudah meninggal dunia," tambahnya getir.
"Mereka mengambil anak-anak dari kami. Saya membelikannya baju Lebaran kemarin dan dia tidak memakainya, dia memakai kain kafan putih," tambah Al-Qarra.
Serangan Israel ini terjadi saat warga Palestina merayakan Iduladha untuk tahun kedua berturut-turut di tengah perang.
Kondisi di lapangan pun makin memburuk, seiring meningkatnya operasi militer Israel di wilayah Gaza dengan dalih memberantas kelompok militan Hamas.
Situasi kemanusiaan di Gaza kini berada dalam titik nadir. Pengiriman bantuan yang baru saja dilonggarkan Israel - setelah blokade selama lebih dari dua bulan - dinilai belum cukup untuk mengurangi krisis pangan dan gizi yang melanda warga
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Iran Perkuat Armada Drone, AS Siagakan Pasukan di Ambang Ketegangan
Iran Ancam Hantam Jantung Tel Aviv Jika AS Berani Serang
Ledakan di Teheran Bukan Serangan, Tapi Ketegangan AS-Iran Makin Menderu
Latihan Tembak Iran dan Manuver AS: Selat Hormuz Kembali Jadi Ajang Adu Kekuatan