Bila mana ada melihat di Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen ada melihat tolong untuk diarahkan atau di tolak ke laut lepas. Karena kalau etnis rohingya mendarat ketempat kita bisa meresahkan masyarakat kita disini.
"Kami selaku tokoh adat yang ada di Kecamatan Simpang Mamplam dengan resmi menolak etnis rohingya yang akan mendarat kepada daerah kami," kata salah satu tokoh adat dalam video tersebut.
Dilain tempat ketua Adepsi Kabupaten Bireuen, nelayan, masyarakat dan pengurus KNPI Kabupaten Bireuen ikut menolak etnis rohingya.
Rizal ketua Adepsi kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, mewakili masyarakat Makmur. Bicara tentang adanya pengungsi rohingya yang selama ini merajalela di Tanah Air khususnya Aceh.
Rizal menolak keras kedatangan pengungsi rohingya ke Aceh umumnya ke seluruh indonesia. Semoga kita semua mengambil sikap dan tegas menolak kehadiran rohingya.
"Saya mewakili masyarakat Makmur, Bireuen, menolak keras kehadiran rohingya di Aceh," katanya dalam video berdurasi 40 detik.
Adapun warga Samalanga Kabupten Bireuen menghimbau kepada nelayan apa bila ada kapal rohingya masuk ke Samalanga Kabupaten Bireuen, untuk di halang atau diarahkan ke wilayah lainnya.
Ditempat lain, pengurus KNPI Kabupaten Bireuen dan OKP Kabupaten Bireuen mengutuk keras kehadiran etnis rohingya di Bireuen.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hallo.id
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran