Ruas Tol Jakarta-Cikampek akhirnya kembali beroperasi normal. Sistem contraflow yang sempat diterapkan untuk mengurai kepadatan mudik Lebaran, resmi dihentikan hari ini, Minggu (22 Maret 2026). Alasannya sederhana: arus lalu lintas menuju Cikampek sudah terpantau jauh lebih lancar.
Keputusan ini diambil setelah polisi mengevaluasi volume kendaraan di lapangan. Ternyata, situasinya sudah cukup terkendali.
“Penghentian contraflow dilakukan atas diskresi Kepolisian setelah dilakukan evaluasi terhadap volume kendaraan dan kepadatan lalu lintas yang telah kembali terkendali,” jelas Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa.
Dengan kata lain, pengemudi yang sebelumnya terhambat bisa bernapas lega. Semua lajur di kedua arah sekarang sudah bisa digunakan seperti sedia kala. Perjalanan menuju Jakarta, khususnya, dipastikan akan lebih smooth.
Meski arus sudah normal, imbauan untuk berhati-hati tetap digaungkan. Pengendara diminta tidak lengah. Menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan memastikan kondisi kendaraan prima adalah hal wajib.
“Serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, memanfaatkan rest area secara bijak dan tidak berlama-lama,” tambah Ria menutup pernyataannya.
Sebelumnya, skema contraflow ini memang sempat disesuaikan. Penerapannya bersifat situasional, menimbang aspek keselamatan dan efektivitasnya meredam kemacetan. Akses masuk di KM 55 bahkan sempat dialihkan ke titik lain lebih awal hari ini.
Namun begitu, semua penyesuaian itu kini sudah berakhir. Tol Jakarta-Cikampek sepenuhnya kembali ke pola reguler, menandai puncak arus mudik Lebaran benar-benar telah usai.
Artikel Terkait
Bus Tabrak Truk Tangki BBM di Musi Rawas Utara, 16 Orang Tewas Terbakar
Inflasi Jakarta Terkendali di 2,32 Persen, Ekonomi Tumbuh 5,59 Persen
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman Kunjungi MUI, Tegaskan Komitmen Jaga Sinergi Pemerintah dan Ulama
UI Periksa 16 Terlapor Kasus Kekerasan Seksual Elektronik di FHUI, Telaah Percakapan Digital 2024-2026