Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman Kunjungi MUI, Tegaskan Komitmen Jaga Sinergi Pemerintah dan Ulama

- Rabu, 06 Mei 2026 | 22:35 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman Kunjungi MUI, Tegaskan Komitmen Jaga Sinergi Pemerintah dan Ulama

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, mengawali masa tugasnya dengan mengunjungi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng, Jakarta Pusat. Langkah ini menjadi sinyal awal bahwa pemerintah berkomitmen merawat sinergi dengan para ulama sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas dan keutuhan bangsa.

Kunjungan itu dilakukan dalam kapasitas baru Dudung yang baru ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia ditugaskan untuk menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan tokoh agama.

“Ya, ini silaturahmi ini sangat luar biasa kalau menurut saya, makanya saya hadir karena saya satu sisi pejabat baru sebagai Kantor Staf Presiden (KSP) yang bisa mewakili pemerintah,” kata Dudung dalam keterangan pers, Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa fokus utama pertemuan itu adalah menyerap aspirasi dari para ulama agar dapat diteruskan langsung ke tingkat pimpinan negara. Dudung juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan yang diterima.

“Saya mendengar apa yang menjadi saran masukan dari para ulama. Dan kemudian nanti kita akan laporkan kepada Bapak Presiden, banyak hal-hal yang penting yang tadi saya terima,” ujarnya.

“Tentunya aspirasi ini ditampung dan kemudian disampaikan kewajiban saya adalah menyampaikan kepada atau melakukan kepada Bapak Presiden hal-hal yang memang saat ini dirasakan oleh masyarakat,” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dudung menyoroti pesan penting yang disampaikan Ketua Umum MUI, Anwar Abbas. Pesan itu berkaitan erat dengan upaya menjaga kerukunan nasional di tengah masyarakat.

“Satu hal lagi tadi dari KH Anwar yang Ketua MUI bahwa pentingnya kebersamaan, menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga mulut untuk tidak saling membenci, saling merendahkan, saling memfitnah, sehingga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tetap terjaga,” ungkapnya.

Menurut Dudung, pencapaian stabilitas negara bukanlah tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab seluruh elite dan tokoh bangsa. “Tanggung jawab kita semua, pemerintah maupun Majelis Ulama Indonesia, agar stabilitas negara kesatuan Republik Indonesia ini tetap terjaga,” tegasnya.

Selain Anwar Abbas, pertemuan itu turut dihadiri oleh sejumlah pengurus MUI. Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar hadir secara daring, sementara Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis dan KH Marsudi Syuhud hadir langsung. Kehadiran lainnya meliputi Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh, Ketua MUI Bidang Infokomdigi Masduki Baidlowi, Ketua MUI Bidang Ekonomi M Azrul Tanjung, Ketua MUI Bidang Dakwah KH Abdul Manan Ghani, Ketua MUI Bidang Fatwa Metodologi Buya Gusrizal Gazahar, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri Prof Sudarnoto Abdul Hakim, serta Ketua MUI Bidang Ekonomi Syariah KH Sholahudin Al Aiyub.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar