Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk muatan tebu dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Pati-Tayu, tepatnya di Desa Sidomukti, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peristiwa nahas itu merenggut nyawa dua orang dan menyebabkan satu pengendara lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Polresta Pati, Ipda Moch Apri Kurniawan, membenarkan kejadian tersebut. Menurut keterangannya, insiden berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, sekitar pukul 16.15 WIB. “Iya benar kejadian laka lantas pada hari Sabtu sekira pukul 16.15 WIB,” ujarnya.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah sebuah truk bermuatan tebu dengan nomor polisi K 9989 S. Sementara itu, tiga unit sepeda motor yang menjadi korban masing-masing bernomor polisi B 3431 CTZ, K 5275 IA, dan K 3381 CAA. Dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Satu orang luka dilarikan ke rumah sakit, dua orang meninggal dunia di lokasi,” jelas Apri lebih lanjut.
Korban luka diketahui bernama Agus Prayitno (31), yang mengendarai sepeda motor berpelat B 3431 CTZ. Ia mengalami patah tulang pada kaki kanan dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Adapun dua korban meninggal dunia adalah Tata Badai Pertiwi (27), seorang perempuan asal Trangkil yang mengendarai motor berpelat K 5275 IA, serta Subarsi (52), juga warga Trangkil, yang mengendarai motor berpelat K 3381 CAS. Keduanya ditemukan sudah tidak bernyawa di tempat kejadian.
Berdasarkan penjelasan pihak kepolisian, kronologi kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah selatan menuju utara, atau dari Pati ke Tayu. Pada saat yang sama, ketiga sepeda motor tersebut melaju dari arah berlawanan, yakni dari utara ke selatan. Saat tiba di lokasi kejadian, truk tiba-tiba oleng ke kanan. Penyebabnya, per shock kendaraan bagian kanan patah sehingga truk kehilangan kendali.
Truk yang oleng itu pun langsung menabrak ketiga sepeda motor yang berada di depannya. Akibat benturan keras, truk bermuatan tebu tersebut terguling di pinggir jalan. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada faktor lain yang turut memicu terjadinya kecelakaan maut tersebut.
Artikel Terkait
Nelayan Tewas Tersambar Petir Saat Melaut di Pulau Morotai, BNPB Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
Pemprov Jakarta Resmikan Kawasan Rasuna Said hingga JIS-Ancol di HUT ke-499 Kota
Jadwal Salat Bandung 21 Juni 2026: Imsak Pukul 04.28, Subuh 04.38 WIB
Marco Bezzecchi Diskors dari MotoGP Ceko 2026 Usai Dorong dan Pukul Marshal