Filipina dan AS Tuntaskan Latihan Maritim Gabungan di Laut China Selatan

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:15 WIB
Filipina dan AS Tuntaskan Latihan Maritim Gabungan di Laut China Selatan

Pasukan Filipina dan Amerika Serikat baru saja menuntaskan rangkaian latihan maritim bilateral tahunan, Maritime Cooperative Activity (MCA), edisi keempat di Laut China Selatan. Pemerintah Filipina mengonfirmasi hal tersebut dalam keterangan resmi yang dirilis pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Latihan gabungan ini berlangsung selama enam hari, terhitung sejak 14 hingga 19 Juni. Kegiatan itu melibatkan personel dari Angkatan Bersenjata Filipina dan Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat. Dalam pernyataannya, militer Filipina menyebutkan bahwa sejumlah aset laut dan udara dikerahkan, termasuk fregat BRP Diego Silang (FFG-7), helikopter AW-109, pesawat tempur FA-50, pesawat C-208B, serta helikopter Sokol.

Selama pelaksanaan MCA, kedua negara menggelar berbagai latihan interoperabilitas maritim. Beberapa di antaranya adalah operasi pencarian dan penyelamatan, pemeriksaan kapal atau prosedur VBSS, latihan komunikasi, manuver taktis laut, latihan fotografi operasional, hingga simulasi dukungan tembakan gabungan.

Militer Filipina menilai keberhasilan penyelenggaraan MCA kembali menunjukkan komitmen jangka panjang kedua negara dalam memperkuat kerja sama maritim. Kegiatan ini juga dinilai mampu meningkatkan kesadaran situasional di wilayah perairan yang strategis.

"Pelaksanaan MCA yang sukses kembali menegaskan komitmen Filipina dan Amerika Serikat untuk memperkuat kerja sama maritim, meningkatkan kesadaran domain maritim, serta mendukung tatanan internasional berbasis aturan di kawasan Indo-Pasifik," demikian bunyi pernyataan resmi militer Filipina.

Kegiatan ini berlangsung di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan maritim di Laut China Selatan, kawasan yang menjadi sengketa antara sejumlah negara di Asia. Sementara itu, secara terpisah, Angkatan Laut Filipina juga mengumumkan bahwa fregat berpeluru kendali BRP Miguel Malvar (FFG-6) bersama kapal-kapal dari negara peserta latihan Rim of the Pacific (RIMPAC) berhasil melaksanakan latihan pertahanan udara saat berlayar menuju Hawaii pada 18 Juni.

RIMPAC merupakan salah satu latihan angkatan laut terbesar di dunia yang digelar setiap dua tahun sekali. Tahun ini, latihan tersebut akan berlangsung di perairan Hawaii mulai 24 Juni hingga 31 Juli. Filipina dan Amerika Serikat, yang merupakan sekutu lama, terus meningkatkan kerja sama pertahanan dan keamanan, termasuk melalui latihan militer gabungan yang dilakukan secara rutin di kawasan Indo-Pasifik.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar