Polri Imbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Mudik dan Wisata Lebaran

- Minggu, 22 Maret 2026 | 20:15 WIB
Polri Imbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Mudik dan Wisata Lebaran

Jakarta - Libur Lebaran Idulfitri memang selalu dinanti. Bagi banyak orang, momen ini jadi kesempatan untuk pulang kampung atau sekadar menikmati waktu liburan bersama keluarga. Tapi, di balik kemeriahannya, ada hal penting yang harus diingat: keselamatan.

Polri punya imbauan khusus buat kita semua. Intinya, hati-hati dan utamakan keselamatan selama di perjalanan atau berwisata.

Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026, Brigjen Tjahyono, menyampaikan hal itu di Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2026).

"Kepolisian mengimbau masyarakat yang memanfaatkan libur Idulfitri untuk berpergian agar selalu waspada. Patuhi aturan, dan yang paling utama, jaga keselamatan," ujarnya.

Memang, mobilitas orang bakal melonjak drastis. Semua berebut waktu untuk silaturahmi dan jalan-jalan. Nah, karena itulah persiapan jadi kunci. Tjahyono mengingatkan, pastikan kondisi badan fit dan kendaraan siap tempur sebelum berangkat.

"Rencanakan perjalanan dengan matang. Jangan paksakan diri kalau sudah lelah. Lebih baik istirahat sejenak daripada mengambil risiko," jelasnya.

Buat yang tujuan wisatanya ke pantai, sungai, atau tempat berair lainnya, peringatannya lebih spesifik. Cuaca dan arus air bisa berubah cepat, jadi harus benar-benar diperhatikan. Rambu peringatan dan arahan petugas di lokasi wajib ditaati.

Terutama untuk para orang tua.

"Awasi anak-anak dengan ketat. Potensi bahaya di area wisata air itu tinggi," kata Tjahyono menekankan.

Lalu, hindari berenang di zona yang dilarang. Aktivitas berisiko tinggi juga sebaiknya dipertimbangkan ulang. Kalau perlu, pakai alat keselamatan yang disediakan.

Di sisi lain, Polri juga mengingatkan para pengelola tempat wisata. Mereka punya tanggung jawab besar.

"Keselamatan pengunjung itu prioritas. Pastikan kapasitas lokasi tidak berlebihan, sarana keselamatan tersedia, dan petugas penjaga serta tim pertolongan pertama siaga penuh," ungkapnya.

Pada akhirnya, semua ini adalah tanggung jawab bersama. Keselamatan selama mudik dan liburan bukan cuma urusan aparat. Dibutuhkan kesadaran dan kedisiplinan dari setiap orang yang terlibat. Dengan begitu, perjalanan kita semua bisa aman, tertib, dan yang pasti, menyenangkan.

(dvp/fca)

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar