murianetwork.com- 132 pemukim Israel kembali menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem untuk melakukan ibadah.
Sementara itu, pembatasan bagi umat Islam ke masjid tersebut masih terus berlangsung.
Dikutip International Middle East Media Center (IMEMC) News, Rabu (27/12/2023), serbuan tersebut berlangsung pada kemarin, Selasa (26/12/2023).
Diketahui, para pemukim ilegal itu menyambangi kompleks situs suci Islam tersebut di bawah perlindungan penuh polisi pendudukan Israel hingga melakukan ritual Talmud.
Baca Juga: Persiapan dan Waktu yang Matang Salahuddin Menangkan Perang Salib
Menurut data dari Pusat Informasi Wadi Hilweh di Yerusalem (Silwanic), ada sebanyak 66 pemukim ilegal menyerbu Masjid Al Aqsa pada Selasa pagi. Lalu, disusul oleh 66 pemukim lainnya untuk menyerbu Masjid Al Aqsa pada sore hari.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April