DKLIKNEWS - Kepala gereja Katolik ritus timur Ukraina pada hari Sabtu mengatakan sebuah dokumen yang disahkan oleh Paus Fransiskus minggu ini yang mengizinkan pemberkatan bagi pasangan sesama jenis tidak berlaku untuk gerejanya dan ajarannya.
Uskup Agung Sviatoslav Shevchuk mengatakan dokumen Vatikan itu "menafsirkan makna pastoral dari berkat di Gereja Latin" namun tidak menyebutkan isu-isu yang mengatur gereja timur, atau Katolik Yunani.
"Jadi Deklarasi ini hanya berlaku untuk Gereja Latin dan tidak memiliki kekuatan hukum bagi umat Gereja Katolik Yunani Ukraina," kata Shevchuk dalam sebuah pernyataan.
Beliau mengatakan bahwa berkat tidak dapat dipisahkan dari ajaran gereja dan “sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran Gereja Katolik tentang keluarga sebagai kesatuan cinta yang setia, tak terpisahkan, dan subur antara seorang pria dan seorang wanita.”
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran