Dia juga telah meminta bantuan kepada Amerika Serikat (AS), Inggris, Norwegia, bahkan Israel yang saat sedang berperang di Gaza, untuk pencarian.
Chilima merupakan wakil presiden yang menjabat sejak 2020. Dia ikut dalam Pilpres Malawi 2019 dan menempati posisi ketiga. Pilpres saat itu dimenangkan sang petahana, Peter Mutharika.
Namun Mahkamah Konstitusi Malawi membatalkan hasil pilpres tersebut dengan alasan ada kejanggalan. Chakwera menempati urutan kedua dalam pilpres itu.
Chilima kemudian berpasangan dengan Chakwera sebagai calon wakil presiden dalam pilpres ulang yang digelar setahun kemudian dan menang.
Dia menghadapi dakwaan korupsi pada 2022 yakni menerima uang suap sebagai imbalan terkait pemberian kontrak pemerintah. Namun jaksa membatalkan dakwaan tersebut pada Mei lalu. Chilima membantah bersalah atas dakwaan itu
Sumber: inews
Artikel Terkait
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Waspadai Perburuan Pasca Penangkapan Maduro
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Situasi Keamanan Dinilai Memuncak
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya