Organisasi medis tersebut melaporkan bahwa penembak jitu Israel terus menembaki gedung yang menampung ribuan pengungsi.
Melansir Al Jazeera, tim PRCS tidak dapat memindahkan korban luka ke Rumah Sakit al-Amal terdekat karena baku tembak yang sedang berlangsung. (tkg)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: manadopost.jawapos.com
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang