Kemarin, suasana Sekolah Rakyat di Desa Tampusu, Kabupaten Minahasa, tampak berbeda. Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyempatkan diri berkunjung, menyapa satu per satu siswa yang hadir. Kunjungannya singkat tapi berkesan.
Di hadapan para siswa, Wiyagus menekankan satu hal: semangat belajar adalah kunci. Masa depan, katanya, ada di tangan mereka. Ia mendorong agar semua fasilitas yang tersedia di sekolah ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meraih cita-cita.
Pernyataan itu disampaikannya dalam keterangan tertulis, Jumat lalu. Menurut Wiyagus, ruang kelas bukan cuma tempat menimba ilmu. Proses belajar yang dijalani di sana akan membentuk karakter, menanamkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air yang kuat. Itulah pondasi untuk jadi bangsa yang maju.
Fasilitas yang ada sekarang, ia akui, jauh lebih lengkap ketimbang zaman dulu. Makanya, harus dimaksimalkan. Tak cuma itu, ia juga mengajak semua siswa untuk kompak. "Anggap saja seperti keluarga besar," ujarnya. Harus saling membantu, mengingatkan, dan punya kedekatan emosional.
Artikel Terkait
Real Sociedad dan Alaves Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Injury Time
Adik Bupati Tulungagung yang Jadi Anggota DPRD Diamankan KPK sebagai Saksi
Imigrasi Bentuk Tim Khusus dan Fast Track untuk Permudah Atlet Asing
OJK Jabar Soroti Pentingnya Inovasi dan Jaringan untuk Dongkrak Inklusi Keuangan Syariah