Raksasa barang konsumen, Unilever Indonesia, baru saja mengumumkan rencana pembagian dividen interim yang cukup besar. Nilainya mencapai Rp3,30 triliun, atau kalau dirinci per saham, investor akan menerima Rp87 untuk setiap lembar saham UNVR yang mereka pegang.
Keputusan ini diambil dalam rapat dewan direksi yang digelar awal bulan ini, tepatnya pada 4 Desember 2025. Rapat tersebut menyetujui pembagian dividen untuk tahun buku yang masih berjalan, yang akan ditutup akhir tahun nanti.
Lalu, bagaimana kondisi keuangan perusahaan hingga kuartal ketiga 2025? Ternyata, Unilever mencatatkan laba bersih yang cukup solid, yakni Rp3,33 triliun. Di sisi lain, posisi ekuitas dan laba ditahan yang bebas digunakan juga terlihat sehat, masing-masing di angka Rp3,35 triliun dan Rp3,45 triliun. Angka-angka ini tentu menjadi fondasi yang kuat bagi keputusan bagi hasil ke pemegang saham.
Nah, bagi para investor yang menantikan pembayaran ini, ada baiknya mencatat jadwal penting berikut. Periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dimulai pada 12 Desember, sementara ex dividen-nya jatuh tiga hari kemudian, yaitu 15 Desember 2025.
Untuk perdagangan di pasar tunai, jadwalnya sedikit bergeser. Cum dividen berlaku pada 16 Desember, dan ex dividen sehari setelahnya.
Yang paling krusial, batas akhir pencatatan kepemilikan saham (recording date) adalah 16 Desember 2025. Jadi, pastikan nama Anda tercantum dalam daftar pemegang saham pada tanggal tersebut jika ingin mendapat hak dividen.
Menurut rencana, uang dividen akan mulai mengalir ke rekening investor pada 30 Desember 2025. Tepat sebelum tutup tahun, kantong pemegang saham UNVR dijanjikan akan bertambah.
Artikel Terkait
TBS Energi Utama Terbitkan Obligasi Rp175 Miliar dengan Bunga 9 Persen
Wall Street Menguat Didorong Harapan Damai AS-Iran dan Optimisme Sektor AI
Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun di Tengah Ekspansi Strategi AI
Cimory Ekspor Perdana Yogurt ke Vietnam Senilai Rp1,13 Miliar