Kemarin, suasana Sekolah Rakyat di Desa Tampusu, Kabupaten Minahasa, tampak berbeda. Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyempatkan diri berkunjung, menyapa satu per satu siswa yang hadir. Kunjungannya singkat tapi berkesan.
Di hadapan para siswa, Wiyagus menekankan satu hal: semangat belajar adalah kunci. Masa depan, katanya, ada di tangan mereka. Ia mendorong agar semua fasilitas yang tersedia di sekolah ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meraih cita-cita.
Pernyataan itu disampaikannya dalam keterangan tertulis, Jumat lalu. Menurut Wiyagus, ruang kelas bukan cuma tempat menimba ilmu. Proses belajar yang dijalani di sana akan membentuk karakter, menanamkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air yang kuat. Itulah pondasi untuk jadi bangsa yang maju.
Fasilitas yang ada sekarang, ia akui, jauh lebih lengkap ketimbang zaman dulu. Makanya, harus dimaksimalkan. Tak cuma itu, ia juga mengajak semua siswa untuk kompak. "Anggap saja seperti keluarga besar," ujarnya. Harus saling membantu, mengingatkan, dan punya kedekatan emosional.
Artikel Terkait
Netanyahu Kecam Erdogan, Sumpah Lanjutkan Perang Melawan Iran
Intelijen AS Ungkap Rencana Pengiriman Rudal Anti-Pesawat China ke Iran
Imigrasi Siapkan Jalur Cepat dan Tim Khusus untuk Atlet Asing
Duel Dua Rising Star BRI Liga 1: Malut United Vs Dewa United di Ternate