Polisi dan Warga Megamendung Gelar Doa Bersama untuk Jaga Keamanan

- Jumat, 09 Januari 2026 | 20:40 WIB
Polisi dan Warga Megamendung Gelar Doa Bersama untuk Jaga Keamanan

Pagi tadi, sekitar pukul sembilan, suasana di Kecamatan Megamendung terasa berbeda. Bukan hanya rutinitas harian yang berjalan, tapi ada pertemuan khusus antara polisi, perangkat kecamatan, dan warga. Intinya sih, mereka ngobrol bareng. Dialog yang dibarengi doa bersama ini intinya ingin menampung apa yang jadi pikiran dan harapan masyarakat.

Kapolsek setempat, AKP Desi Triana, hadir langsung. Menurutnya, acara seperti ini punya tujuan yang jelas.

"Harapannya, dengan doa bersama ini, situasi bisa tetap aman dan kondusif," ujarnya, Jumat pagi.

Nggak cuma warga biasa, undangan juga disampaikan ke sejumlah tokoh. Baik tokoh masyarakat maupun agama turut hadir. Bahkan para pemuda pun aktif menyuarakan aspirasi mereka. Ini penting, agar semua punya peran.

"Ini cara kami terima saran sekaligus sampaikan pesan keamanan langsung. Juga, ya, untuk dengar informasi apa saja yang sedang beredar di masyarakat," beber Desi Triana lagi.

Di sisi lain, ajakan untuk menjaga keamanan jadi poin utama. Dedi, salah satu perwakilan, secara khusus menyampaikan hal ini pada warga yang hadir. Dia mengajak semua pihak untuk lebih waspada dan peduli.

"Kita perlu antisipasi bersama, cegah segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban," tuturnya.

Namun begitu, upaya nggak cuma lewat kata-kata. Polsek Megamendung berencana meningkatkan patroli di wilayahnya. Tapi, mereka juga sadar, kerja sama adalah kuncinya. Tanpa itu, mustahil tercipta keamanan yang maksimal.

"Ayo kita bangun kebersamaan. Utamakan rasa kekeluargaan. Dengan sinergi, pelayanan masyarakat dan tujuan ketertiban kita bisa capai bersama," pungkasnya.

Dialog pagi itu ditutup dengan harapan baru. Harapan bahwa komunikasi yang terjalin bisa jadi pondasi untuk situasi yang lebih baik ke depannya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar