Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berada dalam tekanan pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat, 29 Mei 2026, setelah sebelumnya mengalami koreksi signifikan. Pada penutupan perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, IHSG tercatat melemah 1,23 persen ke level 6.130, dengan volume pembelian yang masih mendominasi pergerakan pasar.
Analis MNC Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (29/5/2026) memperkirakan area koreksi selanjutnya akan menguji level 5.899 yang sekaligus menjadi garis support. “Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji ke 5.899 sekaligus area support-nya,” tulis riset tersebut. Adapun level support berada di 5.996 dan 5.899, sementara resistance dipatok pada 6.318 dan 6.459.
Menghadapi potensi pelemahan ini, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati investor. Untuk saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), strategi yang disarankan adalah buy on weakness. Saham BBTN terkoreksi 3,60 persen ke Rp1.340 dan disertai munculnya tekanan jual. Posisi saham ini diperkirakan sedang berada di awal wave C dari wave (3). Rentang harga beli yang direkomendasikan adalah Rp1.300 hingga Rp1.340, dengan target harga Rp1.420 dan Rp1.510, serta stoploss di bawah Rp1.275.
Sementara itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) justru mencatat penguatan 10,92 persen ke Rp2.640 dengan volume pembelian yang tinggi. Posisi BREN diperkirakan berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C]. Rekomendasi yang diberikan tetap buy on weakness pada rentang Rp1.860 hingga Rp2.250, dengan target harga Rp3.120 dan Rp3.880, serta stoploss di bawah Rp1.820.
Di sisi lain, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga menunjukkan penguatan sebesar 5,07 persen ke Rp1.555, didukung tingginya volume pembelian. Posisi BRPT diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave B. Investor disarankan melakukan buy on weakness pada rentang Rp1.365 hingga Rp1.460, dengan target harga Rp1.815 dan Rp2.100, serta stoploss di bawah Rp1.310.
Untuk saham PT Emas Antam Tbk (EMAS), strategi yang direkomendasikan adalah trading buy. Saham EMAS menguat 2,36 persen ke Rp7.600 dan masih didominasi volume pembelian. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (4) dari wave [C] pada label hitam atau bagian dari wave (B) dari [Y] pada label merah. Rentang harga beli yang disarankan adalah Rp7.325 hingga Rp7.550, dengan target harga Rp7.975 dan Rp8.225, serta stoploss di bawah Rp7.125.
Artikel Terkait
Wall Street Cetak Rekor Baru, S&P 500 dan Nasdaq Ditopang Harapan Gencatan Senjata AS-Iran
BEI Naikkan 26 Emiten ke Papan Utama, Alkindo Naratama Sambut Positif
Metland Targetkan Marketing Sales Rp2 Triliun pada 2026
Hong Kong Salip Swiss sebagai Pusat Kekayaan Lintas Batas Terbesar Dunia