Pelabuhan Tenau di Kupang jadi saksi sebuah kejadian yang cukup mengejutkan Rabu lalu. Di sana, Pelda Christian Namo ayah dari mendiang Prada Lucky diamankan oleh sejumlah orang. Menariknya, mereka yang menjemputnya disebut-sebut berasal dari Denpom TNI, tapi berpakaian preman.
Cosmas Jo Oko, kuasa hukum Christian, mengungkapkan detik-detik penangkapan kliennya. Ia sempat beradu argumen, menolak kliennya dibawa begitu saja. Bahkan, Christian sendiri melakukan perlawanan dengan cara melepas seragam militernya di tempat kejadian.
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Ternyata, semua ini berawal dari laporan sang istri sendiri.
Laporan dari Dalam Rumah
Sepriana Paulina Mirpey, istri Pelda Christian, mengaku yang melaporkan suaminya. Laporannya berkaitan dengan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ia alami.
Menurut Sepriana, berbagai perbuatan tidak menyenangkan telah dilakukan Christian. Mulai dari menelantarkan anak-anak, memblokir akses gaji keluarga, hingga menghina dirinya dan keluarga besar melalui media sosial.
Ia menegaskan, laporan ini murni soal rumah tangga. Tidak ada sangkut pautnya dengan kasus putranya, Prada Lucky, yang tewas disiksa seniornya beberapa waktu silam.
Ia menyebut telah memenuhi panggilan pemeriksaan dan melengkapi bukti, termasuk video live yang dianggap relevan. Soal isu perselingkuhan yang menyeret nama Christian, Sepriana menyebut laporan itu berasal dari pihak Dandim setempat.
Artikel Terkait
Janji P3K Berujung Pengkhianatan: Suami Nikahi Rekan Kerja Saat Istri Rawat Ibu Sakit
Tragedi di Minneapolis: Seorang Ibu Tewas Ditembak ICE, Video Bantah Klaim Pembelaan Diri
Gagal Tes Pramugari, Wanita Ini Nekat Terbang Pakai Seragam Palsu
Kritik Pedagang Telur Picu Gubernur Jabar Wajibkan Transparansi Anggaran di Medsos