Pramono Anung Terkesima, Sebut Perayaan Natal DKI 2025 Paling Meriah

- Jumat, 09 Januari 2026 | 20:36 WIB
Pramono Anung Terkesima, Sebut Perayaan Natal DKI 2025 Paling Meriah

Udara malam di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (9/1) lalu, terasa berbeda. Suasana hangat dan riuh menyambut kedatangan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakilnya, Rano Karno. Keduanya hadir dalam acara Aktualisasi Nilai-Nilai Natal Tahun 2025 yang digelar Pemprov DKI.

Mereka tiba hampir bersamaan, sekitar pukul delapan malam. Yang menarik, Pram dan Rano kompak mengenakan batik berwarna cokelat. Begitu masuk, sambutan meriah langsung menyapa mereka dari para hadirin yang sudah menunggu.

Rupanya, acara itu sendiri sukses mengejutkan sang Gubernur. Pramono Anung yang akrab disapa Pram mengaku ini adalah salah satu perayaan keagamaan paling meriah yang pernah ia saksikan.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Pram memulai sambutannya.

“Atas segala karunianya malam ini kita semua dapat hadir berkumpul dalam suasana bahagia pada acara aktualisasi Nilai-Nilai Natal Pemprov DKI tahun 2025.”

Kalimat berikutnya ia sampaikan dengan nada lebih personal. “Sebagai pribadi, terus terang saya belum pernah melihat acara Natal yang semeriah ini,” tuturnya.

“Hadir Bapak Menag, saya dilaporkan kurang lebih 14 ribu.”

Ungkapan itu langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari peserta. Memang, selain Gubernur dan Wagub, acara itu juga dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Tak ketinggalan, Kardinal Suharyo turut hadir memberikan nuansa khidmat.

Di sisi lain, sebagai politisi PDIP, Pram tak lupa menyampaikan ucapan selamat. Ia mengucapkan selamat Natal dan tahun baru untuk seluruh jajaran Pemprov DKI dan umat Kristiani di Jakarta. Pesan intinya jelas: persatuan dan toleransi harus terus dijaga, sekarang dan nanti.

“Natal tahun ini benar-benar berlangsung dengan sejuk, damai, nyaman dan menggembirakan,” pungkasnya, menutup sambutan yang ringkas namun berkesan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar