Gelombang Emas Golden Retriever Serbu Buenos Aires untuk Rekor Dunia

- Selasa, 09 Desember 2025 | 13:06 WIB
Gelombang Emas Golden Retriever Serbu Buenos Aires untuk Rekor Dunia

Senin lalu, Taman Bosques de Palermo di Buenos Aires berubah total. Biasanya tempat yang tenang, tapi kali ini dipenuhi oleh lautan bulu keemasan. Ratusan bahkan mungkin ribuan golden retriever memadati setiap sudut, dalam sebuah upaya Argentina untuk mencatatkan namanya di rekor dunia. Mereka mengejar rekor Vancouver yang pernah mengumpulkan 1.685 anjing dari ras yang sama.

Gagasan yang awalnya cuma ramai di media sosial ini, benar-benar jadi kenyataan. Orang-orang punya julukan untuk pemandangan unik itu: "Gelombang Emas". Bayangkan saja, sekumpulan besar anjing dengan warna bulu serupa, berkumpul di bawah langit cerah. Suasananya lebih mirip pesta daripada acara formal.

Anak-anak anjing berlarian dengan gembira, beberapa bahkan asyik berguling di tanah basah. Sementara yang dewasa berjalan-jalan dengan gaya mereka sendiri, beberapa mengenakan kostum lucu; topi Santa atau jubah peri. Para pemiliknya tampak santai. Banyak yang menyeruput yerba mate, minuman khas sini, sambil sesekali mengambil foto. Taman itu riuh rendah dengan gonggongan dan tawa.

Di tengah keriuhan itu, Fausto Duperre, sang penggagas acara, tampak puas.

"Kita menyaksikan sesuatu yang bersejarah," katanya kepada Reuters.

Menurutnya, pertemuan sebesar ini belum pernah terjadi sebelumnya di sini. Targetnya jelas: mengalahkan angka Vancouver.

"Jika Anda melihat sekeliling, kami berhasil 100%," lanjut Duperre penuh keyakinan.

Ia menjelaskan bahwa ada sepuluh orang khusus yang ditugaskan menghitung dan memverifikasi kehadiran. Hasil resminya masih akan diumumkan nanti, setelah semua data diverifikasi dengan cermat.

Meski angka pastinya masih ditunggu, Duperre sudah yakin. Perkiraannya minimal 2.000 golden retriever telah hadir.

"Jelas, sekilas kami akan melampaui Vancouver," ujarnya, dengan optimisme yang tak tersembunyi. Gelombang emas itu, rupanya, bukan cuma pemandangan. Tapi juga sebuah keyakinan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar